Minggu, 25 Maret 2012

Filter Udara Serat Yamaha Byson, Udara Lebih Plong

0 komentar



Filter Yamaha Byson standar bahannya kertas, selain susah dibersihkan, aliran udara juga kurang maksimal. Itu yang membuat Afandi dari Afmos Motor menawarkan saringan udara Byson yang bahannya dari serat dan kawat kecil.

Katanya aliran udara bisa lebih maksimal dan mudah dibersihkan. Mereknya GP dibanderol Rp 150 ribu. Oh ya, bisa juga buat motor sport Yamaha lain, lho.

Langsung gas ke Afmos di Jl. Ciledug Raya No. 58B, Petukangan, Jakarta Selatan. Atau telepon dulu di 0878-8008-1119. (motorplus-online.com)

Jumat, 23 Maret 2012

TVS Apache RTR 180 ABS, Meluncur di Jakarta Motorcycle Show 2012

0 komentar



Beberapa kali, kami mengabarkan rencana PT TVS-Motor Company Indonesia (TVS-MCI) yang bakal menelurkan motor sport berfitur Anti Lock Brake System (ABS). Awalnya banyak yang mengira TVS Apache RTR 180 ABS akan diluncurkan bersamaan dengan model lain non ABS yang sudah dilaunching awal Juni lalu.

Ternyata, rencana peluncurannya sedikit mundur. PT TVS-MCI akan memanfaatkan moment Jakarta Motorcycle Show 2012 pada bulan November mendatang. "Ya, kami akan memperkenalkannya di Motorcycle Show akhir tahun ini," beber Willy Chengappa, Head Sales PT TVS-MCI.

"Kami sudah siap dan ada dalam planning bisnis kami. Tunggu saja," sambung Pramod Kulkarni, Head Marketing and Engineering PT TVS-MCI beberapa waktu lalu.

Secara desain, tidak terlalu banyak berbeda dengan Apache RTR 180 non ABS. Selain tampilan desain bodi juga mesinnya sama saja. Tetap mengusung mesin duralife yang mampu menghasilkan power hingga 17,03 dk. Akselerasinya juga diklaim sangat agresif, menempuh jarak 0 sampai 60 km/jam hanya 4,2 detik.

Bila Apache RTR 180 non ABS dijual Rp 17,9 juta, kira-kira berapa harga yang pantas untuk penambahan fitur ABS ini??? Silahkan diterka.. (motorplus-online.com)

Penjualan Yamaha Byson Naik Dua Kali Lipat!

0 komentar



Penjualan Yamaha Byson meningkat dua kali lipat! Hal ini sesuai janji PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) yang akan menggandakan produksi motor sport 150 cc ini dari 5.000 unit perbulan jadi 10.000 unit perbulan.

Data yang dikeluarkan Asosiasi Industi Sepeda Motor Indonesia (AISI) menyebutkan angka distribusi di bulan Februari mencapai 13.467 unit. Naik tajam dari bulan sebelumnya yang hanya 6.756 unit.

"Karena double production, sekarang jadi 10 ribu unit perbulan," Indra Dwi Sunda, PR Corporate & Communication Head PT YIMM. Artinya inden Yamaha Byson bisa lebih cepat.

"Saat ini permintaan pasar ada pada angka 10 ribuan, tapi kalau nantinya permintaan meningkat bisa saja inden lagi," ungkapnya. Peningkatan penjualan Yamaha Byson ini makin mengukuhkan dominasi Yamaha di segmen motor sport.

Secara total, pada bulan Januari dan Februari penjualan motor sport Yamaha mencapai 61.961 unit. Dengan komposisi Yamaha V-ixion terjual 40.238 unit dan New Scorpio Z mencapai 1.500 unit. (motorplus-online.com)


Kamis, 23 Februari 2012

Buat yang byson-nya mati mendadak

26 komentar
Originally Posted by Big Boo View Post
kemarin jalan2 naik kebo, awal nyalain sein kok ngedipnya cepet banget, ga berapa lama speedometer mati dan klakson keong ga mau nyala. pertanda ada yang ga beres di kelistrikan. ane berhenti, ane bongkar smuanya, lepas alarm ternyata masih sama. ane cek sekring cabut trs pasang lagi eh terus NYALA lagi speedometer dan klakson, tapi tahu2 mati lagi, ane teken sekring eh nyala lagi. ternyata masalah di tempat sekring neh, an cek tempatnya kok terlalu kendur jadi ketika di masukin sekring, sekringnya ga nancep keras alias bisa goyang2.

ane langsung berpikir, jangan2 ini yang jadi isu byson sering mati mendadak. akhirnya ane akalin aja secara ga bisa ngebongkar rumah sekring. supaya kenceng jepitnya akhirnya dengan cara membengkokkan ujung sekring sehingga pas di masukkan ngejepit dan tidak goyang. alhasil motor lancar dan ga ada masalah.

dari sini, ane ambil kesimpulan buat agan2 yang motornya suka mati mendadak atau speedometernya kumat2an, coba cek tempat sekringnya. dan rencana ane mau lapor ke dealer pas servis atau ke email YMKI biar di benerin.

mungkin itu aja sharing dari ane, mudah2an bermanfaat. mungkin ane lagi sial dapat rumah sekring yang kendor.
sumber :kaskus.co.id

pemilihan gear

0 komentar
Share hasil experiment kecil-kecilan terhadap rasio gear bison merah gw..

1. 14-40
Ukuran standard gear byson, ato secara rasio 40/14 = 2.85, rasanya? smua pasti tau lah.. tarikannya merata, bawah, tengah ama atasnya lumayan...

Kalo pake box (kyk gw: bodi + box = 80 kg), ternyata kerasa berat, apalagi kalo bawa mahluk halus di bonceng (pacar), kerasa banget ngedennya..
jadi kudu ganti dengan rasio gear yg lebih besar.

2. 14-44
Gear belakang diganti sama punya si scorpio, PnP kok, 6 titik bautan, plek plek plek deh. Rasio gear jadi 44/14 = 3.14, rasanya? akselerasi manteb, kata orang sunda mah "ngajol".. (loncat2).. padahal motor dikasih box (10kg) + mahluk halus + gw = 10 + 70 + 50 = 130 kg, motor kerasa enteng seperti ngga bawa boncengan + box dengan rasio gear standard.

Tapi... napas kerasa pendek banget.. baru ngegas stengah dah pol, kudu oper gigi terus.. jadi malah capek kalo motor pas buat sendirian..

3. 14-42
Gear belakang pake punya vixion, sama jg: plek plek plek..
Rasio gear jadi 42/14=3 pas. Akselerasi ngga segalak 14-44, tapi napas jadi lebih panjang, walaupun masih lebih pendek dibandingkan dengan rasio standard...

Buat boncengan + box lumayan enak, ngga ngeden tapi ngga terlalu cepet habis jg nafasnya.. INI RASIO GEAR YANG PALING PAS BUAT BONCENGAN + BOX, menurut gw lho..

4. 15-42
Sekarang ganti gear depan jadi 15, pake punya mx ato pake merek TK ato yg laen, PnP kok, karena punya bison lubang bautnya cuman ada 1 (spt MX)..
Rasio jadi 42/15=2.8 pas, ini rasionya lebih kecil dari standard, bisa ketebak dengan mudah, ngedennnnn abiss.. bahkan dalam kondisi motor sndiri + box doang dah kerasa ngeden.. NOT RECOMMENDED lah..

5. 15-44
Gear lama scorpio gw pasang lagi, jadi rasionya jadi 44/15=2.933333333,
Buat sendirian + box = TOP MARKOTOB deh.. tenaganya jadi enteng di semua RPM, mulussss.... trus napas ngga cepet habis seperti gear rasio 3.0 (14-42)...

Tapi pas buat boncengan, hmm.. agak ngeden.. not recomended kalo buat boncengan... tapi kalo boncengan ente ngga berat2 amat.. coba deh rasio ini.. manteb...

EDIT:
Kondisi pemakaian ban:
Gear: 14-40,14-44,14-42: ban standard IRC
Gear: 14-42, 15-42, 15-44: ban corsa 150/60 dan 120/70,
Setelah ganti ban ternyata efeknya ngga kerasa (menurut gw),
yang jelas ada "efek" tambahan yg dihasilkan dengan ban tipe lebar.. nantikan di share gw yg laen ya.. setelah cendol2 nunggu cendol ngumpul dulu..
sumber kaskus.co.id

Cara Pasang Bracket Box di Byson

0 komentar

Cara Pasang Bracket Box di Byson

Seperti beberapa motor lainnya, Yamaha Byson memiliki keterbatasan ruang penyimpanan barang bawaan. Untuk sebagian orang, kondisi ini kadang merepotkan terlebih saat cuaca sedang tidak bersahabat. Hujan misalnya.

Kondisi ini, umumnya disiasati dengan memasang box di bagian belakang motor. Entah itu top box atau lengkap dengan side box nya.

Tapi bagaimana caranya masang bracket dan box di Byson?

Tenang, mas bro Teguh Riandi pemilik gerai Baikerboi ngasih sedikit tips gimana cara masang bracket box pada Byson. Kebetulan, Baikerboi adalah salah satu penyedia bracket untuk Yamaha Byson. Selain Baikerboi, sebenarnya juga ada produk lain dari Kucai Lampung. Tapi kali ini kita ulas produk dari Baikerboi.

Pria ini sudah membuat bracket box khusus untuk Byson yang dilepas seharga Rp 600 ribu. “Saya kasih garansi 3 tahun,” katanya yakin.

Langkah pertama buka cover bodi tengah kiri-kanan menggunakan kunci L4 dan obeng plus (gbr.1). Lanjut lepas bodi belakang dengan kunci 10 T dan obeng kembang. Setelah baut pengikat bodi belakang terlepas, copot 4 baut pengkikat behel pakai kunci 12 T (gbr.2a dan gbr.2b).

Angkat behel bawaan motor kemudian tarik bodi belakang untuk melepasnya dari rangka. Kemudian ceraikan bodi belakang jadi 3 bagian menggunakan obeng plus (gbr.3). “Ini untuk mempermudah pemasangan bracket nantinya,” jelas Teguh.

Langkah selanjutnya, masukkan bracket box dengan sedikit memiringkannya, karena posisi baut pengikat bagian depan agak menjorok ke dalam (gbr.4). Lakukan cara ini pada kedua sisi bodi. Setelah itu, pasang kembali buntut bodi dengan mengencangkan baut pakai obeng plus.

Kemudian pasang kembali bodi belakang dengan cara kebalikan saat menariknya. Pastikan lubang baut pengikat braket posisinya sejajar dengan dudukan baut pada rangka. Jika sudah pas, kencangkan braket pada rangka menggunakan kunci 12 T (gbr.5).

Langkah terakhir tinggal pasang kembali baut pengikat bodi belakang dan cover bodi tengah seperti saat membongkar. Beres deh. Jadi punya tempat penyimpanan ekstra sekarang.


 
 


Masih Loading...


Tunggu sebentar...Byonic Luwuk....

Selamat Datang bahasa inggrisnya welcome

Selamat datang di blog Byonic Luwuk, saya harap anda senang berada diblog sederhana ini. Blog ini saya tulis dengan komputer yang sederhana dan koneksi internet yang juga sederhana. Saya berharap Anda sering datang kembali. Silahkan anda mencari hal-hal yang baru di blog Byonic Luwuk Selengkapnya tentang blog ini

Sekilas tentang Byonic Luwuk

Byonic Luwuk dideklarasikan tepatnya bulan Juni 2011,yang mempunyai visi dan misi safety riding dan kebersamaan antara sesama anggota khususnya dan sesama club motor lainnya pada umumnya. semoga dengan adanya blog ini bisa menambah erat silaturahmi sesama bloger khususnya para bikers

Tempat Kopdar

Byonic Luwuk mempunyai agenda rutin kopdar setiap jum'at malam yang bertempat di teluk Lalong

Social Stuff

Info